hana
BiNusian weblog
ETIKA BISNIS DAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL
Categories: Manajemen & Bisnis

1. Berikan   contoh   keputusan   bisnis   yang   dapat   merugikan   suatu
perusahaan atau organisasi.

=>  Beberapa    contoh   keputusan   bisnis   yang   dapat   merugikan   suatu
perusahaan atau organisasi, adalah:
1. seorang karyawan yang menjual produk dengan harga yang lebih
tinggi daripada harga sebenarnya, yang mengakibatkan keuntungan
bagi karyawan penjualan tersebut, tapi sebaliknya pelanggan yang
menderita kerugian. Jika dibiarkan demikian cepat atau lambat
perusahaan    juga   akan   mengalami    kerugian,    karena    tentunya
pelanggan   tidak   akan  percaya    lagi   untuk  membeli    produk  di
perusahaan tersebut.
2. Seorang karyawan yang menerima diskon pembelian bahan persediaan
perusahaan, namun digunakan untuk kepentingan pribadi. Hal itu
merupakan kerugian bagi perusahaan karena harus membayar dengan
jumlah yang tidak sesuai.
3. Seorang   manajer   yang   mempekerjakan     temannya,   yang   walaupun
temannya tersebut tidak kompeten. Hal ini dapat mengakibatkan
kerugian bagi perusahaan karena harus membayar karyawan yang
tidak   kompeten,   sedangkan    pelamar   lain   yang   mungkin   lebih
kompeten tidak dapat bekerja di perusahaan tersebut.
4. Presiden   direktur   perusahaan   yang   memakai  keuntungan    tahunan
untuk  kepentingan    pribadi,   yang  mengakibatkan    jumlah   deviden
yang didistribusikan kepada pemegang saham lebih kecil.

2. Apakah yang harus dilakukan oleh perusahaan untuk memastikan
tanggung jawabnya kepada para pelanggan mereka.

=>  Yang   harus   dilakukan   oleh   perusahaan    sebagai   wujud   tanggung
jawabnya kepada para pelanggan, adalah:
1. Menciptakan kode etik. Perusahaan dapat menciptakan kode etik
bisnis  yang   memberikan  serangkaian   petunjuk  untuk   kualitas
produk,    sekaligus   sebagai   petunjuk    bagaimana    karyawan,
pelanggan, dan pemilik seharusnya dipelihara.
2. Memantau semua keluhan yang ada. Perusahaan memastikan bahwa
pelanggan mempunyai telepon yang dapat mereka hubungi apabila
ada keluhan baik mengenai kualitas produk maupun pelayanan para
karyawan. Berusaha mencari sumber keluhan dan meyakinkan bahwa
problem tersebut tidak akan timbul lagi.
3. Mendapatkan umpan balik dari para pelanggan. Perusahaan dapat
meminta pelanggan untuk memberikan umpan balik atas barang atau
jasa yang mereka beli akhir-akhir ini, walaupun pelanggan tidak
menghubungi   untuk  memberikan  keluhan.  Dengan  ini   perusahaan
dapat mendeteksikan beberapa masalah lain dengan kualitas produk
atau  cara   perlakuan  terhadap  pelanggan.  Salah  satunya   bisa
dengan menggunakan kuisioner.

3. Berikan contoh tentang peranan konsumerisme dari suatu produk
tertentu, dan sebutkan nama produknya.

=> Peranan konsumerisme bagi produk “pemutih”, dapat dilakukan dengan
cara: mengurangi frekuensi tayangan iklan pada televisi, meningkatkan
kesadaran terhadap kepekaan setiap penawaran sampai ketika memutuskan
berkonsumsi, meningkatkan aspek keamanan dan keselamatan, dll.

4. Apakah peran pemerintah untuk mencegah warganya dari perbuatan
perusahaan yang tidak bertanggung jawab?

=> Peran pemerintah untuk mencegah warganya dari perbuatan perusahaan
yang tidak bertanggung jawab, antara lain:
1. Dari segi periklanan. Pemerintah mempunyai badan sensor iklan
untuk mengantisipasi iklan yang berbohong atau merugikan produk
perusahaan lain.
2. Kompetisi   industri.  Pemerintah    menetapkan  batas   harga  untuk
produk yang bersaing, sehingga tidak merugikan pelanggan.
3. Dari segi produk. Pemerintah melindungi konsumen dengan cara
semua  produk     yang  dijual   kepada    konsumen   harus   melalui
pemeriksaan dan ijin dari departemen kesehatan.

5. Jelaskan kegiatan yang harus dilakukan oleh perusahaan untuk
memastikan tanggung jawabnya terhadap karyawan mereka.

=> Yang harus dilakukan oleh perusahaan untuk memastikan tanggung
jawabnya terhadap karyawan mereka, adalah:
1. Memberikan rasa aman bagi para karyawannya, dengan cara: dalam
hal proses produksi, mengecek mesin dan peralatan supaya selalu
dalam  kondisi    yang  layak,   memperlengkapi    dengan   peralatan
keamanan   untuk   melindungi   dari   kecelakaan,   dan   memberikan
peringatan     keselamatan    (dapat    ditekankan    pada    seminar
pelatihan).
2. Perlakuan    yang   layak,   agar    tidak   terjadi   penyimpangan-
penyimpangan terhadap karyawan, seperti: pelecehan seksual, dll.
3. Memberikan kesempatan yang sama terhadap semua karyawan, dan
tidak melakukan tindak diskriminasi.

6. Pada akhir-akhir banyak pendapat yang muncul mengenai praktik-
praktik bisnis yang dikaitkan dengan isu lingkunngan. Bagaimana
pendapat saudara?

=> Menurut pendapat saya, seringkali banyak perusahaan yang guna
menekan cost perusahaan melakukan tindakan-tindakan yang merugikan
bagi lingkungan, yang dapat menimbulkan polusi bagi lingkungan, baik
itu polusi udara, air, tanah, dan suara. Dalam hal ini, pemerintah
harus  lebih   tegas  dalam  menghadapi   perusahaan-perusahaan yang
terbukti menimbulkan polusi bagi lingkungan. Dan untuk perusahaan
sendiri harus memiliki kesadaran dan tanggung jawab akan kenyamanan
lingkungan di sekitarnya. Sehingga tidak ada lagi polusi yang timbul
akibat ulah orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Leave a Reply